Artikel yang saya buat ini menceritakan pengalaman saya dari makna judul “Sedikit Tekun Pasti Bisa”. berawal dari tugas yang diberikan oleh dosen Pemodelan dan Simulasi 2 minggu yang lalu atau tepatnya pada tanggal 23 Oktober 2009. pada saat itu setelah selesai pertemuan di dalam kelas pada pukul 19.00 WIB malam hari, pak dosen HF,MT. memberikan tugas pemrograman dalam bahasa C kepada mahasiswa sesuai dengan nim yang ganjil atau genap jadi saya mendapatkan tugas menghitung “nilai linear”.
Karena kebiasaan buruk yang suka mengulur-ulur waktu dalam hal menyelesaikan tugas kuliah karena kebanyakan hal-hal lain yang mungkin dianggap penting terlebih dahulu dilakukan, sehingga tugas tersebutpun terbengkalai padahal akan dikumpul untuk minggu depan. ternyata tiba waktu pengumpulan tugas saya pun belum selesai dan ini menjadi pikiran bagi saya karena nilai tugas untuk setiap matakuliah bernilai 20%.
Malam harinya saya menelpon bapak tersebut untuk minta tenggat waktu minggu depannya lagi atau ketika tepatnya saat UTS untuk dikumpulkan tugas tsb. Alhamdulillah bapak itu menyetujui apa yang saya harapkan, sehingga saya tidak bersantai lagi dan mulai sibuk dari meminjam buku perpustakaan tentang bahasa C, copy software Dev C++ dari teman, hingga belajar yang lebih giat lagi. ternyata jurus “Sedikit Tekun Pasti Bisa” sangat berguna bagi saya sehingga saya sangat senang dengan hasil kerja keras ini dan saya pun berhasil mengumpulkan tugas tepat pada waktunya. ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman semua agar kita jangan terbuai dengan waktu karena waktu dapat menjadi musuh kita bilamana tidak bisa dikendalikan. tetap semangat dan selalu berjuang…!!!
Ini adalah hasil dari tugas nilai linear yang saya buat :
SOAL : Bagaimana menghitung nilai linier dalam Bahasa Pemrograman C dari persamaan berikut ?
y = 8x^3+4x^2+3x+2 (^=perpangkatan).
Jawab :
#include <stdio.h>
#include <math.h>
main()
{
int a,b,c,d,x,y,x2,x3;
printf(“Menghitung Nilai y\n”);
printf(“——————\n”);
printf(“Input Nilai a : “); scanf(“%d”,&a);
printf(“Input Nilai b : “); scanf(“%d”,&b);
printf(“Input Nilai c : “); scanf(“%d”,&c);
printf(“Input Nilai d : “); scanf(“%d”,&d);
printf(“Input Nilai x : “); scanf(“%d”,&x);
printf(“\n”);
printf(“| x2 | x3 | y |\n”);
printf(“—————————\n”);
if(x>=0){
x2=x*x;
}
else{
x3=x*x2;
printf(“| %d | %d |\n”,x2,x3);
}
x2=x*x; x3=x*x*x; y=(a*x3)+(b*x2)+(c*x)+d;
printf(“| %d | %d | %d |\n”,x2,x3,y);
system(“PAUSE”);
return 0;
}
Menghitung Nilai_Linear dari 3-10.
#include <stdio.h>
#include <math.h>
main()
{
int a,b,c,d,x,y,i;
printf(“Menghitung Nilai Linear Pangkat 3\n”);
printf(“———————————–\n”);
printf(“Input Nilai a : “); scanf(“%d”,&a);
printf(“Input Nilai b : “); scanf(“%d”,&b);
printf(“Input Nilai c : “); scanf(“%d”,&c);
printf(“Input Nilai d : “); scanf(“%d”,&d);
printf(“\n”);
printf(“| x | y |\n”);
printf(“——————\n”);
x=2;
while(x<=9){
x++;
y=(a*(x*x*x))+(b*(x*x))+(c*x)+d;
printf(“| %d | %d |\n”,x,y);
printf(“\n”);
}
system(“PAUSE”);
return 0;
}
kalau saya belajar c++ mas, sepertinya ada beberapa perbedaan ya
yup benar sekali…
Lho de…..Matakuliah klen pake C++ lagi…..Aduh….Semangat lha kalo gitu…Mudah2an ngak botak beneran nti ente…
Semangat ya….
Ada beberapa hal yang selalu ku takut kan pada mu…-ketika engkau mengulur janji mu dan tak menepati semua itu tepat pada waktunya, maka semua itu akan menjadi sesuatu yang akan mengancam kepribadian mu dalam melakukan hal2 selanjutnya. Apakah engkau mengerti abg Q…????